Semuanya di pukul rata
Dipublikasi oleh medon
Saturday, 01 July 2006
Terobosan jitu! entah siapa sang pemerkasa tersebut, yang pasti di kala perekonomian negeri sedang terpuruk seperti sekarang ini, keberadaanya sangatlah membantu, kurang lebih 4 tahun terakhir ini ramai sekali bertebaran toko yang memukul rata harga barang dagangannya. Dengan mengeluarkan kocek lima ribu rupiah, anda bisa memilih salah satu dari ribuan lebih barang yang anda suka di dalam toko tersebut.
Awal-awal ramainya toko seperti ini, mata saya tak pernah melirik keberadaanya. Bukan dikarenakan saya adalah orang kere yang bergengsi gede, semula saya beranggapan miring tentang toko-toko tersebut, saya fikir barang-barang yang berada didalamnya adalah barang yang tak layak pakai yang rusak dan tak laku di pasaran. Sepekan kemarin sebelum saya mudik ke Sukabumi, saya mampir ke toko tersebut yang berada tepat di samping terminal Baranang siang di kota Bogor. Didorong rasa penasaran karena melihat berjubalnya pengunjung yang berada di dalam toko, juga sehari sebelumnya, Mila minta dibelikan cat air.
Ada ribuan jenis barang yang di tawarkan oleh Ok Doku ini, tempatnya tidak terlalu luas jadi barang terlihat begitu penuh, bagusnya lagi barang-barang yang di dagangkan tidak di satukan, yang bisa membuat pembeli bingung mencari barang yang di butuhkan, ada sudut alat rumah tangga, alat tulis kantor, perkakas keras, mainan anak-anak, DLL. Setelah berputar-putar di pojokan alat tulis kantor untuk mencari cat air, bergegas ke meja kasir untuk membayar, sebab tak tahan ingin segera memberikan cat air untuk Mila.
Sukses selalu Ok Doku!, bagaimana Indonesia? ingin disukai banyak orang? Coba saja menjual bensin dengan harga yang di pukul rata dan super enteng, persis Ok Doku! Sepertinya bagus juga! :)
14 Komentar
RSS Sindikasi Berita · TrackBack URI




Oleh: feha
Saturday, 01 July 2006 @ 04:39
kalo bensinnya dipukul rata murah sih gpp, kalo dipukul rata mahal gimana? heuehehehe :)
Oleh: johan
Saturday, 01 July 2006 @ 08:08
mestinya juga kayak tagihan listrik, tagihan telepon dan tagihan-tagihan lain dipuku l rata (yang murah) semua ….
Oleh: thuns
Saturday, 01 July 2006 @ 15:33
tapi kalo ga selektif! barang serba 5000 itu byk yg lebih mahal lho ;)
hemm mo BBM turun? salah sendiri milih Bambang Bau Minyak :))
Oleh: zam
Saturday, 01 July 2006 @ 17:17
wah… bukan Indonesia namanya kalo harga BBM dan sembako murah.. :p
Oleh: Dinar
Saturday, 01 July 2006 @ 20:34
hapus ajah harga pom bensin dengan cat air mila :) bikin rat! hahaha.. neng mila.. uncle kangen neh :)
Oleh: merahitam
Sunday, 02 July 2006 @ 00:55
Setuju sama Mas Johan. Kalau perlu harga sembako juga dipukul rata. Ongkos taksi, bajaj, angkutan umum lainnya pun dipukul rata!
Oleh: meli
Sunday, 02 July 2006 @ 03:27
wahh bisa bikin bingung kostumer…pulang2 bawa 3 kantong belanjaan :P
Oleh: cepris
Sunday, 02 July 2006 @ 06:21
Pemerintah Indonesia kan sudah memukul rata, semua penduduk dari kakek-nenek sampai bayi menanggung beban utang yang sama :)
Oleh: tatari
Monday, 03 July 2006 @ 07:37
semua di pukul rata???
mukulnya pake apa mas??
pake palu ato pake batu?
he..he…
*komengakpenting*
Oleh: nikeyudi
Monday, 03 July 2006 @ 10:42
jadi pengen tau, si akang teh cuma beli cat aer doang ato dkk??? pan muraaah. biasana’ kalo dah kerasa murah, hayo weee’ beli yg laen2 juga :D. hihiiiy.. eta mah saya pisaaan :P.
Oleh: yanti
Monday, 03 July 2006 @ 10:57
yang di restoran Sunda biasanya ada yang sering dipukul rata tuh… emm… itu… daging gepuk :D
*lariiiiiiiiiiiiii*
Oleh: Aji
Monday, 03 July 2006 @ 11:10
Parantos dikintus Kang Medon, mangga ditingal di email.
Haturnuhun…
Hidup persib ah!
Oleh: ShOFa
Wednesday, 05 July 2006 @ 09:45
wahh di sini g ada ok doku deh kyana paling Valu$ huhu..
tp byasana yg 5000 gt banyak juga barang yg jdna lbh mahal..
Oleh: didats
Thursday, 06 July 2006 @ 01:20
kita juga harus pinter milih pak…
kalo diperhatiin, ada yang jatohnya lebh mahal.
yang lebih murah sih gag gitu banyak…
di jakarta namanya value$. eh, di bali kayaknya blom ada…