Saya bekerja sesuai selera
Dipublikasi oleh medon
Friday, 09 March 2007
“Seleramu dimana? kok kerjaan bagus penuh dengan jaminan laik kamu tolak?”
Mungkin — Kesempatan memang datang sekali dalam hidup, dengan menawarkan 2 pilihan yang membosankan. Contohnya pilihan Ya atau Tidak?, yang selalu menanti di penghujung kesempatan. Saya dipaksa untuk memilih dan kadang hingga memeras pikiran. Nyaman dalam bekerja sudah menjadi pedoman dalam hidup, terlihat sedikit munafik memang, wajar lah emang iya tampak munafik.. wong saya menolak perubahan yang lebih baik. Bagi saya kenyamanan bekerja adalah modal utama. Pendapatan, dan fasilitas, hanya pendukung saja. Bisa jadi saya menolak bekerja menjadi supir pribadi pak Presiden karena alasan sepele seperti, “males ah, kalo lagi kena demo, supir kadang kena imbas”. atau “Ogah, saya ndak tega kalo nyusul mereka yang mengantri macet, berduyun-duyun kesal menanti lampu hijau, sedang saya melaju santai di jalur BUSWAY”. Saya lebih nyaman punya pekerjaan ngasong seperti sekarang ini, bebas rasanya!
Saya juga termasuk yang ngego dalam memilih pekerjaan, saya taksuka menukar kesenangan dengan uang. Saya suka sekali ngoblong dan ngucel dalam gaya. Tampil seenaknya lah :) lebih nyaman begitu, dari pada musti mengenakan Tuxedo! Walau mungkin lebih parlente dan necis dipandang mata. :)
Saya yakin selera anda lebih laik di pos ke blog anda, bukan untuk beradu otot ngebela selera. hanya saja.. karena saya memiliki selera, hidup ini jadi berwarna. “Happy bloging!”
6 Komentar
RSS Sindikasi Berita · TrackBack URI




Oleh: podjlenk
Friday, 09 March 2007 @ 01:19
Gak pengen kerja, miara tuyul saja…..beli tuyul sama Ki Riman Banjir dari Bogor, dijamin licin, cerdas dan tidak manja serta bisa ngutak-atik blog ;))
Oleh: Jangkrik
Friday, 09 March 2007 @ 13:03
He he he he he, gw yakin stiap feeling lo pasti bener……, sok ah maju terus pantang mundur, ambil yang lebih baik menurut hati dan nurani mu he he he he he
Oleh: ucok
Tuesday, 13 March 2007 @ 18:02
Tah kitu atuh boga pendirian ulah kagoda ku duit anu sakitu.keep going aja kali yah.
percaya urang mah lah kanu sok nyayur bereng jeung…………….maju terus kang
Oleh: Junkerz side B
Tuesday, 13 March 2007 @ 20:13
yg penting fuluuusss..:p
Oleh: coni
Tuesday, 20 March 2007 @ 14:08
:P lain orang lain selera lah yaw… hidup cuma sekali ya nikmati dengan cerdas seperti kang medon ini… kalo mati nanti tak perlu bawa uang toh? :P
Oleh: Junthit
Tuesday, 27 March 2007 @ 02:39
Jadi bujangan memang enak , mo tampil gimanapun nggak ada yang protes..