medon

Perbedaan diantara ibu dan anak

Dipublikasi oleh medon

Friday, 29 September 2006

KamilahMembiarkannya berkreasi bagus-bagus saja, toh hasilnya bisa ia nikmati sendiri, untuk anda yang mau menikmati boleh-boleh saja malah mereka pasti senang jika karyanya bisa dinikmati orang, yang tidak suka juga boleh kok ngritik apalagi memberi masukan yang positip, ada perbedaan kecil didalam rumah antara ibu dan anak. Sah-sah saja kan jika ada perbedaan diantara mereka? Si ibu yang gemar sekali melukis jika ditanya masalah aliran dengan bangga ia menyebutnya “Naturalis”, jika si anak di tanya alirannya apa? pasti geleng-geleng. mungkin tidak tahu dan tidak pernah mau tahu, si anak hanya melampiaskan kesukaannya saja pada sebuah bidang seperti tembok, kertas, baju, atau apa saja yang dia anggap itu nyaman untuk di coreti, berbeda dengan si ibu, media kanvas yang dipilihnya untuk melampiaskan hobinya.

Alatnya pun berbeda… si anak memilih cat air dengan alasan sudah bosen dengan crayon, si ibu yang sejak masih duduk di bangku SMP memilih cat minyak sebagai alat berkarya, walau memang sebelumnya sempat menggunakan crayon, dan cat air, namun akhirnya memilih cat minyak, si ibu biasa melukis sambil berdiri atau sambil duduk di depan tripod dan kanvas, si anak bisa cuek sambil slonjoran depan televisi.
MelukisAda saja yang minta dilukiskan pada si ibu, pemandangan atau foto, enak katanya kalau begitu… selain senang mengerjakannya “hasilnya bisa untuk ini itu, dan menabung”, jika si anak belum pernah dapat order, malah seringnya si ibu diminta untuk menggambarkan sketsa bunga, rumah, pohon atau apa saja yang ia inginkan sebelum ia mewarnainya dengan cat air. Jika ada pameran si ibu sibuk menyiapkan karya lalu merapihkannya, untuk segera di pasang dan di perlihatkan ke publik. Si anak hanya memamerkan karyanya pada saya ayahnya, setiap kali saya pulang ke rumah atau ia tempel di dalam kamar agar ayahnya melihat karyanya. Si ibu tak pernah berharap anaknya kelak mengikutinya untuk menggeluti bidang yang satu ini, namun entah kenapa hingga kini si anak masih gemar mengikuti kebiasaan ibunya. :)

Biarkan saja suatu saat mungkin si anak bosan sendiri.



28 Komentar
  1. Oleh: geblek

    Friday, 29 September 2006 @ 04:13

    la kalo bapaknya milih cat paan

    Gravatar Icon
  2. Oleh: coni

    Friday, 29 September 2006 @ 06:53

    wow istrinya jago ngelukis :) cool :) bisa bikin lukis diri or foto keluarga dong yah

    Gravatar Icon
  3. Oleh: Anang

    Friday, 29 September 2006 @ 07:22

    wah jago nglukis semuaaaa

    Gravatar Icon
  4. Oleh: Dewi

    Friday, 29 September 2006 @ 07:39

    istrinya bisa melukis yah pak? wahhh… hebat. :)

    Gravatar Icon
  5. Oleh: Jauhari

    Friday, 29 September 2006 @ 07:39

    Bagi sang anak…. DUNIA adalah Tempat untuk melukis jadi entah di apa aja dan di media apa aja akan ada coretan…. :D

    Gravatar Icon
  6. Oleh: johan

    Friday, 29 September 2006 @ 08:18

    hueee…. apa nggak rela pak anaknya beneran jadi seniman?

    Gravatar Icon
  7. Oleh: amellie

    Friday, 29 September 2006 @ 09:24

    wow… that’s really cool… i love paintings.. aku gak bisa ngelukis, tapi seneng ngeliat org2 kalo lagi ngelukis hehehe…

    Gravatar Icon
  8. Oleh: mpokb

    Friday, 29 September 2006 @ 10:40

    anak emang tidak harus sama persis dgn orang tua. kalo sama, namanya klon yak.. ih, serem…

    Gravatar Icon
  9. Oleh: ali

    Friday, 29 September 2006 @ 12:38

    katanya.. buah jatuh tidak jauh dari pohonnya
    wah bener-bener keluarga seniman.. cool! :)

    Gravatar Icon
  10. Oleh: aribowo

    Friday, 29 September 2006 @ 12:58

    kapan neeh istri nya ngadain pameran tunggal sekalian dengan karya si kecil? :D

    Gravatar Icon
  11. Oleh: podjlenk

    Friday, 29 September 2006 @ 15:30

    Mantep euy…kapan neh bikin anak laki2 yang mo nerusin bidang bapak nya..?.

    Gravatar Icon
  12. Oleh: oón

    Friday, 29 September 2006 @ 17:11

    galeri online sang nyonya nya mana? kok gak dibikinin pak?

    Gravatar Icon
  13. Oleh: Guntar

    Friday, 29 September 2006 @ 17:24

    Mending mana neh, melukis dan coret di mana2 apa maen PS dan lupa maem bobo ^o^

    Belikan tablet PC ajah, biar corat-coret sepuasnya tanpa kotor :-P

    Gravatar Icon
  14. Oleh: abe

    Friday, 29 September 2006 @ 19:15

    Ehm.. kurang lengkap rasanya kalau gag sepasang Don!
    Buat atu lagi, cowok, biar pas untuk temen berantem hehe.. ^_^

    lutuna.. lutuna..

    Gravatar Icon
  15. Oleh: Irwan

    Saturday, 30 September 2006 @ 08:27

    Buah emang gak akan pernah jatuh jauh dari pohonnya ya kang…

    Gravatar Icon
  16. Oleh: Brahmasta

    Saturday, 30 September 2006 @ 11:07

    Wah keluarga pelukis.. :)

    Gravatar Icon
  17. Oleh: ShOFa

    Saturday, 30 September 2006 @ 13:11

    eh tp saya g ngikutin ibu saya loh..
    dy pinter akuntansi saya mah malah g suka itung”an heuheu..

    Gravatar Icon
  18. Oleh: soul

    Saturday, 30 September 2006 @ 14:47

    bakal jadi penerus sang ibu nih..,moga bakat nya untuk sebuah perbedaan kemajuannya nanti yang lebih dari sang ibu sekarang.. .

    Gravatar Icon
  19. Oleh: ita

    Saturday, 30 September 2006 @ 22:05

    kalo bedanya aku sama anakku adalah..aku senang menggambar di kertas anakku di karpet..aduuuh pusing bersihinnya..hahaha….
    wah mungkin anaknya mo jadi pelukis juga mas, gak bakal bosen deh ;)

    Gravatar Icon
  20. Oleh: ario dipoyono

    Sunday, 01 October 2006 @ 11:08

    wah… istri jago lukis yah… klo dah ngetop pasti lukisannya mahal tuh

    Gravatar Icon
  21. Oleh: arie

    Sunday, 01 October 2006 @ 15:22

    no comment… !! :))

    Gravatar Icon
  22. Oleh: thuns

    Sunday, 01 October 2006 @ 16:52

    terima murid gak? ;))

    Gravatar Icon
  23. Oleh: chocoluv

    Sunday, 01 October 2006 @ 20:39

    wah,,, bakat turun temurun ni… :)
    mama saya lumayan pinter nggambar… tapi kenapa saya kalo pelajaran seni rupa mesti dapet C terus ya? :P

    Gravatar Icon
  24. Oleh: pancaradis

    Monday, 02 October 2006 @ 01:07

    Kapan kapan saya minta dilukis dong…
    thanks bro, dah mampir ke rumah saya

    Gravatar Icon
  25. Oleh: bagonk

    Monday, 02 October 2006 @ 21:23

    perasaan saya udah pernah komen di entry ini deh… tapi koq gak ada ya… apa saya yang lupa… hueheuhue… :)

    Gravatar Icon
  26. Oleh: yanti

    Wednesday, 04 October 2006 @ 17:36

    mewarisi bakat ibu ya? anakku blom ketauan bakatnya apa :)

    Gravatar Icon
  27. Oleh: zoo

    Friday, 06 October 2006 @ 09:09

    tapi ibu2 skarang banyak juga loh yang maksain anaknya untuk mewujudkan obsesinya yang ga kesampean… (”,)

    Gravatar Icon
  28. Oleh: zeepah

    Friday, 09 March 2007 @ 02:28

    untung anaknya banyak ngikut ibunya…. cuman sayank ada kebiasaan bapa nya yg selalu diikutinnya. kalo udah minta digaruk….. mani teu bisa heunteu kudu!!!

    Gravatar Icon

RSS Sindikasi Berita · TrackBack URI

Kirim Komentar
NAMA:
EMAIL:
URL:
This is not spam
article

Tulisan terkait, tertarik membacanya?

Tidak ada tulisan yang terkait.

Tulisan Terakhir

Tulisan paling baru nih, apa anda sudah membacanya?

  1. 4 wejangan ngeblog ala sesepuh wordpress
  2. Status online yahoo messenger with different image
  3. ngeblog lagi!
  4. Kado dari ibumu
  5. mampukah mereka menghadapinya?

Enak Dibaca?

article

Jangan terlalu percaya bahwa tulisan ini laik dan enak dibaca, ini hanya 8 tulisan yang banyak ditanggapi saja.

  1. Rapi, agar nyaman dan aman
  2. Yang ditunggu tak kunjung datang
  3. Cukup bermodalkan Saling Memberi
  4. Kado dari ibumu
  5. Kunci itu bukan barang sepele loh
  6. Perbedaan diantara ibu dan anak
  7. Jembatan rel, irit biaya dan tenaga
  8. Malas bertemu siang

Tautan Sponsor