medon

Cukup bermodalkan Saling Memberi

Dipublikasi oleh medon

Monday, 12 June 2006

bolaDemam Piala Dunia nih… Saya termasuk orang yang tidak menyukai olahraga, Jadi wajar saja jika lemak di perut saya selalu bertambah dan membuat perut ini semakin Buncit :). oleh karena itu dengan adanya Piala dunia ini saya tidak terlalu Nggilani, Berbeda dengan teman-temanku di tempat kerja semuanya Keranjingan menonton Olah Raga yang satu ini, bahkan mereka bersedia untuk kehabisan suara dan Ngantuk saat Bekerja esok hari, kemarin malam saat berlangsungnya pertandingan Poland melawan Ecuador saya mencoba untuk menonton pertandingan tersebut. saya merasa biasa-biasa saja tidak seperti ekspresi teman kerjaku yang berteriak-teriak saat Ecuador hampir memasukan bolanya ke gawang lawan atau kejadian sebaliknya. Bahkan mereka beradu argumen mempersalahkan teknik permainan si A atau si B. Saya tidak begitu mengerti dengan apa yang mereka bicarakan!.

Hasil akhir pertandingan dimenangkan Ecuador dengan skor akhir 2 – 0, saya mengambil sedikit pelajaran dari permainan kemarin, sebelumnya Saya tak pernah sekalipun menyaksikan pertandingan bola dari awal hingga akhir permainan, entah… malam kemarin saya tertarik untuk menyaksikan pertandingan itu, mungkin karena ada Pelajaran yang bisa saya dapatkan dari pertandingan tersebut. Tak terbayangkan sebelumnya… hanya bermodalkan Saling memberi umpan akhirnya pada menit ke-24, bola dari tendangan Carlos Tenorio bisa membobolkan gawang Poland. RUARRR BIASA! Di sini saya tidak akan membicarakan panjang lebar cara/taktik permainan kedua team sepak bola tersebut.

Saya mendapat pelajaran setelah menyaksikan para pemain saling memberi Umpan Lambung kepada teman satu teamnya, Mungkin kita sudah semestinya belajar untuk saling memberi, tak terpatok besar atau kecilnya pemberian tersebut. pernahkah anda membayangkan jika penduduk Indonesia memiliki kebiasaan saling memberi, tak perlu memberi “Sundulan indah” atau “tendangan jitu” yang bisa membuat penjaga gawang kewalahan menghadang bola, cukup dengan memberi umpan lambung kepada sang Kapten kesebelasan dan biarkan sang kapten kesebelasan yang mencetak gol spektakuler! Bagus jika memang diantara kita Sang kapten kesebelasan yang akan mencetak Gol spektakuler tersebut. Jika bukan?, mengapa kita tak Memberikan Umpan Lambung pada sang kapten kesebelasan atau teman satu team kita, walau itu hanya berupa DOA!. :D

You know what i mean?



29 Komentar
  1. Oleh: sisca

    Monday, 12 June 2006 @ 03:33

    Menjadi bapak yang baik memang tidka gampang, tapi sdh berusaha juga sebuah titik terang. Sisca bantu mendoakan dari jauh.

    Juga sebuah doa agar sesama karyawan di tempat kerja mas, saling medukung untuk kemajuan bersama.

    Sisca lagi berusaha ikut kompetisi malam ini, tolong dukung hasilnya ya..tq :)

    Gravatar Icon
  2. Oleh: Mbilung

    Monday, 12 June 2006 @ 09:19

    Mudah-mudahan umpan lambungnya ada yang nyundul. :D
    Lha itu … temen-temennya nonton bola pada serius ya. Kalo saya nonton bareng itu cuma waton mbengok saja …

    Gravatar Icon
  3. Oleh: yanti

    Monday, 12 June 2006 @ 11:03

    gw yg biasanya demen nonton, World Cup kali ini malah blom pernah nonton abis satu pertandingan :(

    Gravatar Icon
  4. Oleh: cassie

    Monday, 12 June 2006 @ 11:34

    gue si ga begitu suka bola..
    tapi ikut seru-seruannya aja..
    TOO BAD taun ini tv kabel ga nayangin sama sekali itu siaran world cup..
    jadi ngga ada seseruan deh taun ini..
    hiks

    Gravatar Icon
  5. Oleh: abe

    Monday, 12 June 2006 @ 12:40

    same here don..
    aku gag bisa maen bola plus gag geto interest sama maen bola..
    hehe.. tapi gag benci sih.. ^_^

    btw, don.. udah bisa komentar..
    gudlah.. maren errorny napah yah?

    Gravatar Icon
  6. Oleh: zam

    Monday, 12 June 2006 @ 14:28

    sama.. piala dunia ini keknya nggak se greget piala dunia kemarin :)

    Gravatar Icon
  7. Oleh: yati

    Monday, 12 June 2006 @ 14:47

    hahaha…sama, gw ga demen bola, apalagi pas liat hostnya.
    herannya lagi, yang tumbang malah yang nonton, padahal mereka ga ikut lari2 di lapangan. tinggal nonton doang di rumah. yang di lapangan sih, tetep aja sehat :p

    Gravatar Icon
  8. Oleh: fajrie

    Monday, 12 June 2006 @ 15:21

    Hidup.. Ingriss…:D

    Gravatar Icon
  9. Oleh: goz

    Monday, 12 June 2006 @ 17:24

    wah bang medon ternyata melihat filosofi dibalik permainan sepakbola, menarik sekali =)

    Gravatar Icon
  10. Oleh: thuns

    Monday, 12 June 2006 @ 19:40

    ulasan yg baik… dari bola sampai kehidupan ;)
    gak ada mateeenya pak!

    umpan lambungnya ke saya mana? :P

    Gravatar Icon
  11. Oleh: geblek

    Tuesday, 13 June 2006 @ 00:27

    ada ada saja mang :)
    wah pasti suka sama senetron yah
    senetron cerita penuh kebohongan :D
    bola kisah nyata loh

    Gravatar Icon
  12. Oleh: leyaa

    Tuesday, 13 June 2006 @ 09:51

    I know! :D
    maaci yah komennya kang :)

    Gravatar Icon
  13. Oleh: ariwwok

    Tuesday, 13 June 2006 @ 09:56

    halah! ternyatah sayah tidak ngerti juga tentang bola.. :)

    Gravatar Icon
  14. Oleh: Albert Camus

    Tuesday, 13 June 2006 @ 15:13

    Dari sepakola, saya mengenal moralitas …… :)

    eh kapten kesebelasan itu maksudnya SBY ya?

    Gravatar Icon
  15. Oleh: aRdho

    Wednesday, 14 June 2006 @ 00:05

    no.. i dont know what u mean.. :p

    Gravatar Icon
  16. Oleh: njess

    Wednesday, 14 June 2006 @ 00:44

    gw sih ga ngerti ttg bola, kalo pun nonton bola cuma liat pemainnya yg cakep , :D
    But i get the point from it.

    Gravatar Icon
  17. Oleh: medon

    Wednesday, 14 June 2006 @ 00:52

    sisca: apa sang ayah harus bermain bola juga? :D

    Thunz: biarkan sang Kapten Kesebelasan yang mencetak gol spektakuler! :)

    Gravatar Icon
  18. Oleh: merahitam

    Wednesday, 14 June 2006 @ 01:34

    Mari saling memberi. Eh, Kang, jadi sampeyan mau memberikan apa pada saya? :p

    Btw, masakannya nggak bisa ditransfer lewat mail. Ntar gak ketahuan enaknya. hehehehe…

    Gravatar Icon
  19. Oleh: Dinar

    Wednesday, 14 June 2006 @ 02:43

    ah teuing mengbal mah..

    hidup jajang nurjaman weh! :D

    Gravatar Icon
  20. Oleh: Adhi Yudho

    Wednesday, 14 June 2006 @ 11:58

    Om Medon.. maen Winning Eleven aja om. Asik dan gak mengeluarkan keringat.
    Dijamin perut tambah buncit. :D
    salam kenal om Medon..

    Gravatar Icon
  21. Oleh: chocoluv

    Wednesday, 14 June 2006 @ 14:20

    hohohohoho… *mlongo*
    btw, my lucky number bener2 bagus… cos menunjukkan bulan n tahun kelahiran saya :P

    Gravatar Icon
  22. Oleh: yanti

    Wednesday, 14 June 2006 @ 14:29

    kang, aya pe-ereun tah… click my name nya..

    Gravatar Icon
  23. Oleh: arie

    Wednesday, 14 June 2006 @ 14:53

    Pernah kita sama-sama susah
    Terperangkap di Linet Parung
    Terjerumus dalam lubang kasbon
    Di gilas kaki sang Medon yang gondrong
    Terjerat mimpi yang narsis . . . . . lelap
    Pernah kita sama-sama rasakan
    Panasnya nombok hanguskan gaji
    Sampai sa’at kita nyaris tak percaya
    Bahwa tower nasib memang tinggi
    Sahabat masih ingatkah . . . . . . . kau
    Sementara hari terus berganti
    Engkau pergi dengan dendam membara . . .
    Di hati . . . . . .
    Cukup lama aku jalan sendiri
    Tanpa teman yang sanggup mengerti
    Hingga sa’at kita jumpa hari ini
    Tajamnya matamu tikam jiwaku
    Kau tampar bangkitkan aku sobat

    Gravatar Icon
  24. Oleh: didats

    Wednesday, 14 June 2006 @ 21:52

    itu berlaku kalo kapten dan semua tim terlihat kompak dan merata skill-nya.

    kalo kapten mau menang sendiri? ya gag bakalan bisa terjadi…
    jadi selain umpan, harus ada kekompakan…

    btw, kok banyak yg ga suka bola disini? huh!
    aku malah suka banget… :D

    Gravatar Icon
  25. Oleh: Dian

    Friday, 16 June 2006 @ 06:53

    olahraga woi olahraga…biar gak weak kayak iki kakkakak

    Gravatar Icon
  26. Oleh: -tikabanget-

    Wednesday, 21 June 2006 @ 19:42

    bener mas..!!
    setuju..!!
    kalo gitu, tolong doain saya cepet lulus ya mas…
    *ngarep..*

    Gravatar Icon
  27. Oleh: podjlenk

    Thursday, 22 June 2006 @ 07:59

    terang aja medon ga bisa bola, dia kan anak Metal…..!!

    Gravatar Icon
  28. Oleh: meli

    Thursday, 22 June 2006 @ 18:10

    tidak tau apa yang kau maksud,,yang aku tau aku suka brazil..karena kerja sama team mereka kompak hehehehhe

    Gravatar Icon
  29. Oleh: nisya

    Thursday, 29 June 2006 @ 17:31

    saya kira lelaki yang ga suka bola itu ga normal

    :p

    Gravatar Icon

RSS Sindikasi Berita · TrackBack URI

Kirim Komentar
NAMA:
EMAIL:
URL:
This is not spam
article

Tulisan terkait, tertarik membacanya?

Tidak ada tulisan yang terkait.

Tulisan Terakhir

Tulisan paling baru nih, apa anda sudah membacanya?

  1. 4 wejangan ngeblog ala sesepuh wordpress
  2. Status online yahoo messenger with different image
  3. ngeblog lagi!
  4. Kado dari ibumu
  5. mampukah mereka menghadapinya?

Enak Dibaca?

article

Jangan terlalu percaya bahwa tulisan ini laik dan enak dibaca, ini hanya 8 tulisan yang banyak ditanggapi saja.

  1. Rapi, agar nyaman dan aman
  2. Yang ditunggu tak kunjung datang
  3. Cukup bermodalkan Saling Memberi
  4. Kado dari ibumu
  5. Kunci itu bukan barang sepele loh
  6. Perbedaan diantara ibu dan anak
  7. Jembatan rel, irit biaya dan tenaga
  8. Malas bertemu siang

Tautan Sponsor