medon

Belajar sakit untuk sebuah keinginan

Dipublikasi oleh medon

Friday, 14 July 2006

Kamilah belajar sepedaMasih ingatkah ketika pertama kali kita belajar sepeda? beberapa hari yang lalu si semata wayang ngotot kepingin bisa menaiki si roda dua. Sedikit was-was dengan keinginannya, sebab masih melekat di ingatan saya ketika belajar sepeda untuk pertama kalinya, sungguh sulitnya menjaga keseimbangan si roda dua tersebut. Lutut yang penuh luka, kaki terkilir, bahkan teman kecilku harus merelakan giginya tanggal satu untuk bisa menaklukan si roda dua. Tiba-tiba sekarang saya di todong si semata wayang untuk mengajarinya menaklukan si roda dua tersebut. Awalnya memang cemas, bagaimana tidak? saya takut jika nanti terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Jika hanya lecet-lecet di lutut sih wajar-wajar saja. bagaimana jika begini.. bagaimana pula jika begitu.. Ah! rasa takut yang saya rasakan terkadang membuat Mila jadi tidak bisa berbuat banyak.

Keesokan harinya setelah berfikir, saya memutuskan untuk mengajarkan mila naik sepeda. Di bawah rasa cemas, saya mendampinginya belajar bersepeda di teras depan rumah mertua. Selain tempatnya yang sedikit luas, salah satu kecemasanku hilang, sebab di teras rumah abah tak mungkin ada hilir mudik kendaraan bermesin :) Awalnya saya memasangkan 2 roda pembantu di samping ban belakang agar sulitnya belajar keseimbangan tidak begitu terasa. Namun baru saja 15 menit Mila sudah komplen, “Yah ban kecilnya buka aja, gak enak! brisik lagi!”, memang kedua roda pembantu terbuat dari plastik jadi kurang nyaman terdengar jika beradu dengan plesteran semen di teras rumah abah. Senangnya Mila saat saya melepas 2 ban pembantu tersebut.

LututSaya tidak begitu di repotkan oleh keinginannya yang menggebu untuk bisa lekas menaklukan si roda dua, sebab setiap kali saya memegangi sepedanya dari belakang, Mila acap kali melarang saya untuk memeganggi sepedanya. Lagi pula di depan teras rumah abah ada turunan yang lumayan curam, jadi Mila memulainya dari atas tanjakan dan memberanikan diri untuk meluncur bersama sepedanya tanpa harus letih mengayuh pedal sepeda. Seeeerrrrrrrr… dua hari berselang Mila sudah bisa menaklukan si roda dua warisan dari tantenya yang lama teronggok di dalam gudang rumah.

Sukses Mil… Belajar memang butuh pengorbanan! walau kadang sakit mesti dirasa.



22 Komentar
  1. Oleh: medon

    Friday, 14 July 2006 @ 04:30

    Mil, kita sama-sama belajar… ayah juga lagi belajar K2 ;)

    Gravatar Icon
  2. Oleh: sisca

    Friday, 14 July 2006 @ 18:13

    Mas Medonnnnn…selamat buat Mila !!!
    katakan jg setelah bisa bersepeda, ia pasti tak akan lupa menggunakannya :)

    Dan apapun dalam hidup, pasti dibutuhkan pengorbanan, sekalipun semuanya sdh tersedia. Contohnya buat makan siap saja, hrs memesan dahulu, memilih menu atau mengantri di barisan :)

    Gravatar Icon
  3. Oleh: johan

    Saturday, 15 July 2006 @ 03:44

    tidak ada yg lebih bijaksana selain membiarkan anak memenuhi hasrat untuk belajar ….. (walau harus jatuh bangun :))

    Gravatar Icon
  4. Oleh: thuns

    Saturday, 15 July 2006 @ 04:44

    wehehehe…
    begitulah perjuangan mas…
    kita sering terjatuh, terluka, bahkan mungkin membuat kita lumpuh…!
    tapi… hanya seorang ksatria yg terus berjuang sampai titik darah terakhir!
    lho lho… kok komennya ngaco! heiaehuiaheiuae…

    btw theme-nya keren mas ;) i like it.
    eh… blajar k2-nya ampe terluka nggak kakinya? wakakaka :))

    Gravatar Icon
  5. Oleh: zam

    Saturday, 15 July 2006 @ 05:38

    kek iklan Rinsoâ„¢.. gak ada noda ya gak belajar..

    Saya jadi inget luka di dagu saya ketika sukses mencium tembok masjid dan nyemplung selokan ketika belajar naik sepeda..

    hehe..

    dengan seringnya kita jatuh, kita bisa lebih baik dan lebih belajar bertahan dan tidak sombong karena kita pernah merasakan suatu kegagalan..

    *ngemeng epe aku ini?*

    sukses buat putrinya ya kang!

    Gravatar Icon
  6. Oleh: aribowo

    Saturday, 15 July 2006 @ 07:45

    Yup, sukses juga butuh gagal

    Gravatar Icon
  7. Oleh: vi3

    Saturday, 15 July 2006 @ 09:54

    emang suka waswas ya kalo ke anak? takut2 kenapa2.. padahal mah belajar emang penuh pengorbanan ya.. vi3 dulu waktu belajar sepeda sempet nyungsep ke got.. hihihihi.. tapi abis gitu lancar…

    met wiken, bro!

    Gravatar Icon
  8. Oleh: arie

    Saturday, 15 July 2006 @ 10:40

    emang bener apa yang dikatakan bung medon, kita harus belajar sakit dahulu untuk sebuah keinginan. contohnya saya, dahulu saya pernah satu kerjaan sama dia dengan gaji pas2an( ga pas sih malah nombok :D ) di sebuah kota kecil di bogor, rasanya sakit sekali…. tapi itulah proses. akhirnya setelah bersakit sakitan aku mendapatkan kerjaan yg jauh lebih baik( menurut gw, menurut medon kaga soalnya dia mah sirik ma gw :D ) BERAKIT RAKIT DAHULU BERENANG KETEPIAN, BERSAKIT SAKIT DAHULU BERSENANG SENANG KEMUDIAN, tapi kalo sakit mulu gmn ya?? k gw sih cabut cari yg laen :D
    masa depan ga ada yg tau bro, rejeki ude ada yg ngatur……..
    kabuuuuuuuuuurrrrr………….

    Gravatar Icon
  9. Oleh: chocoluv

    Saturday, 15 July 2006 @ 15:41

    ngliat luka2nya,,, jadi inget ada iklan… ‘Berani Kotor itu Baik’ :P

    Gravatar Icon
  10. Oleh: akung

    Sunday, 16 July 2006 @ 01:09

    Jatuh bangun aku .. seperti layak nya lagu dangdut, meskipun kedengaran norak oleh telinga anak jaman sekarang .. tp inti dari lagu tersebut bisa di jabarkan lebih luas dari hanya sekedar masalah percintaan, dimana arti lagu tersebut akan lebih bijak jika kita terapkan pada kehidupan sehari-hari.

    dari sekelumit kalimat diatas mari kita ambil kesimpulan :

    ” Hidup perdangdutan indonesia ”

    ( Goyang mang medon … ser ahh )

    Gravatar Icon
  11. Oleh: Dinar "Gareng" Dirmanto

    Sunday, 16 July 2006 @ 19:21

    Seperti orang naik sepeda.. kita biarkan jatuh.. lalu kita obati lukanya.. begitu kira kira kasih sayang bung mamad ini kepada anaknya.. begitu dalam.. ceuk urang sunda mah leupaskeun.. cekel buntutnya.. nya mang nya.. ?

    Lalu kapan anak saya lahir ? :D

    Gravatar Icon
  12. Oleh: yanti

    Monday, 17 July 2006 @ 04:14

    Jatuh bangun aku mengejarmu
    Namun dirimu tak mau mengerti
    Maunya naik sepeda sendiri

    *lip-sync Tante Kristina*

    Sukses ya Neng Mila.. Moga2 semua orang ketularan semangatnya ;)

    Gravatar Icon
  13. Oleh: aribowo

    Monday, 17 July 2006 @ 13:23

    trus sekarang dah bisa mas?

    Gravatar Icon
  14. Oleh: medon

    Monday, 17 July 2006 @ 21:27

    Aribowo: Allhamduilah sudah lancar, sedang belajar berhenti sekarang, jika mau berhenti masih nubruk tembok :smile:

    Gravatar Icon
  15. Oleh: Aji

    Tuesday, 18 July 2006 @ 08:10

    Anehnya ponakanku ga pernah jatuh, lecet dll… soalnya dia hati2 banget, dan dua hari langsung bisa.

    Gravatar Icon
  16. Oleh: Deny

    Tuesday, 18 July 2006 @ 11:52

    mudah-mudahan gak harus sering jatuh sebelum jago naik sepedanya.
    yang udah jago aja kadang-kadang suka jatuh :lol:

    Gravatar Icon
  17. Oleh: geblek

    Tuesday, 18 July 2006 @ 23:19

    wah themesnya makin keren aja nih
    kok K2 ada seperti ini ?
    bagi duwong

    Gravatar Icon
  18. Oleh: eefa

    Wednesday, 19 July 2006 @ 18:58

    @dinar
    dirimu udah bikin belom? ;))

    Gravatar Icon
  19. Oleh: cepris

    Friday, 21 July 2006 @ 06:51

    kereeen abis tampilan anyarnya nih

    Gravatar Icon
  20. Oleh: nisya

    Friday, 21 July 2006 @ 14:20

    hehe keren nih blognya, btw kalo gagal terus gimana..dan takut jatuh gitu..jadi g berani nyoba..

    Gravatar Icon
  21. Oleh: ShOFa

    Saturday, 22 July 2006 @ 13:43

    jatoh dari sepeda truz luka2 itu c seninya belajar sepeda heuheuheu..
    btw leot baruna keren loh :grin:

    Gravatar Icon
  22. Oleh: [BY]onicS

    Saturday, 22 July 2006 @ 16:28

    Jatoh sih belum pernah, cuma kalo nabrak pohon kelapa sering tuw.. :-D

    Gravatar Icon

RSS Sindikasi Berita · TrackBack URI

Kirim Komentar
NAMA:
EMAIL:
URL:
This is not spam
article

Tulisan terkait, tertarik membacanya?

Tidak ada tulisan yang terkait.

Tulisan Terakhir

Tulisan paling baru nih, apa anda sudah membacanya?

  1. 4 wejangan ngeblog ala sesepuh wordpress
  2. Status online yahoo messenger with different image
  3. ngeblog lagi!
  4. Kado dari ibumu
  5. mampukah mereka menghadapinya?

Enak Dibaca?

article

Jangan terlalu percaya bahwa tulisan ini laik dan enak dibaca, ini hanya 8 tulisan yang banyak ditanggapi saja.

  1. 6 weeks 6 months 6 years
  2. Rapi, agar nyaman dan aman
  3. fix you - coldplay
  4. Yang ditunggu tak kunjung datang
  5. Cukup bermodalkan Saling Memberi
  6. Jembatan rel, irit biaya dan tenaga
  7. Perbedaan diantara ibu dan anak
  8. Kado dari ibumu

Tautan Sponsor